Peningkatan Status Kantor SAR Timika Terkendala SDM - Berita Harian Teratas

Laksamana Muda Eko Suyatno Ribut
(Foto: Yosefina/Salam Papua)
SALAM PAPUA (TIMIKA-Jumlah sumber daya manusia (SDM) 
Badan SAR Nasional (Basarnas) yang tersebar di seluruh Indonesia hanya 4.029 orang, diantaranya 2000 sebagai rescuer (penyelemat-red), selebihnya staf.

Jumlah ini menjadi kendala peningkatan status Kantor SAR Timika dari tibe B menjadi tipe A.

Padahal dengan tingginya insiden dan cakupan wilayah operasional yang terbilang luas, SAR Timika membutuhkan penguatan sumber daya. Itu bisa dilakukan dengan peningkatan tipe yang sekarang tipe B menjadi tipe A.

Seperti diketahui  dalam beberapa bulan terakhir, menangani cukup banyak insiden kecelakaan transportasi terutama transportasi laut yang menyebabkan puluhan jiwa hilang. Juga dua kasus kecelakaan transportasi udara dengan satu orang korban jiwa.

"Jumlah SDM ini tergolong sedikit sehingga menjadi kendala dalam peningkatakan status.
meningkatkan status berkaiatan dengan jumlah SDM yang kaitannya juga dengan gaji, sarana prasarana. Sekarang sudah tdk bisa sepeti dulu butuh waktu dan proses," ungkap Deputi Operasi Kesiapsiagaan Basarnas, Laksamana Muda Eko Suyatno Ribut di Hotel Rimba Papua, Kabupaten Mimika, Selasa (23/8/2022).

Menurutnya untuk sistem gaji sesuai kebijakan nasional jadi kalau mau menaikan status harus membuat kajian akademis.  Dengan pengembangan Provinsi Papua Tengah memungkinkan terjadi peningkatan status Kantor SAR Timika akan tetapi masih harus diusulkan ke Kemenpan RB, jika disetujui barulan dilakukan rekrutmen SDM.

Untuk rekrutmen di Papua, lanjut Eko pihaknya akan mengambil langkah merekrut putra daerah menjadi rescuer.

"Karena mereka status rescuer ya pasti ASN. Angkatan laut sudah membuktikan, jadi local wisdom. Kita mau Basarnas juga seperti itu namun hambatannya di Kemenpan RB, TNI juga hambatannya di Kemenpan RB," ucapnya.

Ia juga berharap  ada peningkatan status karena mengacu pada SDGs nasional, penetapan nasional  lima kawasan wisata khusus. Basarnas harus sesuaikan dengan memberikan penguatan kepada lima kawasan tersebut sebagai sinergitas  dengan kebikan nasional. 

"Tapi kita tidak bisa seenaknya harus melalui proses panjang," ucapnya.


Eko menjelaskan Basarnas punya kebijakan strategis, ada  rencana strategis kemudian penetapan 43 Kantor SAR juga ada klasifikasinya yakni  tipe B dan tipe A. "Kantor SAR di Timika tipe B dipimpin pejabat eselon tiga, sama seprti TNI Polri kaya Lanal di sini tipe B dipimpin  seorang Letkol," terang Eko.


Menurutnya di Basarnas memiliki bagian masing-masing, yang rescuer bertugas di lapangan selesai di lapangan rescuer menyerahkan kembali tugasnya karena sebagai bagian dari pemerintahan ada tanggung jawab yang harus diselesaikan.

"Kita menggunakan anggaran negara yang harus dipertanggungjawabkan," kata Eko.

Wartawan/Editor: Yosefina



from SALAM PAPUA Peningkatan Status Kantor SAR Timika Terkendala SDM - Berita Harian Teratas
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==