
SAPA (TIMIKA) - Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kabupaten Mimika, Robert Mayaut, mengatakan pengerjaan penyaluran pasokan air bersih saat ini sudahmasuk tahap pelelangan. Selanjutnya akan disusul penentuan pemenang tender serta penandatanganan kontrak kerja. Namun, belum bisa dipastikan kapanwaktu dimulai pekerjaan tersebut, karena bisa sajaproses pelelangan terjadi pengulangan.
“Saat ini sudah dalam tahapan pelelangan. Saya akan cek siapa yang akan saya tandatangani sebagai pemenang tender. Tentunya kita harap kontraktornya yang sudah berpengalaman, supaya tidak ada pengulangan dan pekerjaan harus satu kali saja,” kataRobert saat diwawancara di Kantor Pusat Pemerintahan, Jalan Cenderawasih, Kampung Karang Senang – SP 3, Senin (18/9).
Sementara itu terkait Engginering Estimasi (EE) atau perencanaan pembangunan penyaluran air bersih ini, dianggarkan sebesar Rp300 juta. Namun menurutnya, rancangan perencanaan tersebut tidak menutup kemungkinan akan terjadi penambahan biaya, atau jauh lebih besar dari Engginering Estimasitersebut. Dari anggaran tersebut, Robert mengakui belum bisa memastikan apakah akan mencakup seluruh pekerjaan itu, karena yang pasti pekerjaan akan melalui lebih dari satu tahapan.
Robert menambahkan, sejak lama pihaknya telah melakukan koordinasi bersama PT Freeport Indonesia (PTFI) terkait pengerjaan yang berkaitan dengan pasokan air bersih di Mimika, sebabpengerjaan pemasokan air bersih ini bukan hanya tanggungan PemkabMimika, melainkan atas kerja sama dengan PTFI.
“Kita tidak pastikan dana sebesar itu akan mencakupi seluruh pekerjaan sampai air bersih dialirkan ke setiap rumah warga. Yang jelas ada tahapan-tahapannya. Kalau memang pas untuk tahap satu, berarti tahap berikutnya akan dianggarkan lagi,” katanya. (Acik)
