91 Pejabat Eselon III & IV Dilantik, Salah Satunya Adik Gubernur91 Pejabat Eselon III & IV Dilantik, Salah Satunya Adik Gubernur - Berita Harian Teratas

AMBON - BERITA MALUKU. Sebanyak 91 Pejabat, terdiri dari 37 pejabat eselon III dan 54 pejabat eselon IV dilantik secara resmi oleh Gubernur Maluku, Murad Ismail, sesuai Surat Keputusan (SK) nomor 295 tahun 2019, tertanggal 19 November 2019.

Dari 91 pejabat yang dilantik, di gedung Islamic center, Rabu (20/11/2019), salah satunya merupakan adik bungsu dari Gubernur, Anisa yang menduduki jabatan Eselon IV sebagai Kepala seksi Sejarah dan Tradisi, Bidang Kebudayaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, bersama 53 pejabat eselon III lainnya, diantaranya Kornelia Lopis, Kepala seksi jagar budaya dan permuseum, bidang kebudayaan, dinas pendidikan dan kebudayaan Maluku, Jery Keliduan Kepala Seksi pengelolaan komunikasi public, infomrasi public dan statistic pada bidang pengelolaan informasi dan komunikasi public, dinas Konukasi dan Informatika Maluku, Marion Merlin, Kepala sub bagian tata usaha biro, pada bagian tata laksana biro organisasi setda Maluku, Yuspi Tuarita, Kepala sub bagian kepegawaian dan umum, Seketariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Farid Hatala klepala sub bagian perencanaan dan penyelenggaraan tugas pembantuan, Seketariat Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku.

Betty Ratekanen, Kepala sub bidang ekonomi dan SDA, Bidang ekonomi dan SDA, badan Perencaaan pembangunan daerah Maluku, Gis Saimima, Kepala seksi peningkatan tenaga dan sumber daya pemuda, bidang penmberdayaan pemuda, dinas pemuda dan olahraga Maluku, Vera Rosalih Hehalatu, Kepala Sub Bidang pembangunan manusia dan masyarakat, Bidang pembangunan manusia dan masyarakat, Bappeda Maluku, Hasan Latuconsina, Kepala Seksi pemberdayaan usaha pada bidanhg perencanaan dan pengembangan iklim penanaman modal, Dinas penanaman modal dan PTSP Maluku.

Sedangkan 37 pejabat eselon III yang dilantik, yakni Donald Saimima, Seketaris Dinas Sosial Maluku, Abdul Harif Seketaris Dinas kelautan dan Perikanan Maluku, Miranda Padang, Seketaris Dinas Perindustrian dan Perdagangan Maluku, Munirah Marasabessy, Seketaris Dinas Penanaman Modal dan PTSP Maluku, Endang Diponegoro, Seketaris Dinas Kehutanan Maluku, Muhammad Risal Latuconsina, Seketaris Dinas Ketenagkerjaan daan Transmigrasi Maluku, Fenti Petrus Riupasa, Seketaris Insipektorat Maluku, Eksri Hole, Seketaris Kesbangpol Maluku, Nur Assagaff, Seketaris Dinas Pemberdayaan maysrakat dan desa Maluku.

Selain itu, Mimi Hujayani, Kepala bidang pengawasan ketenagakerjaan, Dinas Ketenagkerjaan dan Trnasmigrasi Provinsi Maluku, Husen, Seketaris Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Sirhan Julkaidir, Kepala Bidang pembinaan SMA, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Maluku, Gatot, kepala bidang pembinaan dan pengawasan arsip, Dinas perpustakaan dan kearsipan provinsi Maluku,  Jahya Samuel Baljana, Keoala Bidang penanganan fakir miskin pada dinas sosial Maluku.

Kemudian, Dahlan Soulissa, Kepala Bidang pembinaan khusus, Dinas pendidikan dan kebudayaan provinsi Maluku, Paula Tahapary, Kepala bidang pembinaan ketenagaan, Dinas Pendidikan dan Kebudayan Maluku, Suryanti Anwar, Kepala bidang pembangunan dan masyarakat desa, Dinas Pemberdayaan masyarakat dan desa Maluku, Rita Hayat, Kepala bidang kelembangaan dan peningkatan kapasitas, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Maluku,Rebeka Goltom, Kepala Bagian Perencanaan Kawasan Perbatasan, Biro Pengelolaan Perbatasan Negara, Risyar Latuperissa Kepala Bidang Pemerintahan desa dan keluraha, Dinas Penmberdayaan masyarakat dan desa, Bertha Unawekla, Kepala Bagian kerjasama lintas batas Negara, Biro perbatasan Negara setda Maluku.

Abdul Halim Salong Inspektur pembantu wilayah I, pada Inspektorat Maluku, Tomy Bela, Kepala UPTD Pelabuhan Perikanan pantai Dobo, Maluku, Abdul Majid Makassar, Kepala Bidang Kosumsi dan Anekaragaman Kosumsi pangan, Dinas Ketahanan Pangan Maluku, Atri Marlein Uneputty, Kepala Bidang pemanfaaatan hutan pada dinas kehutanan Maluku, Sandy Luhulima, Kepala Bidang Keamanan Pangan, Dinas Ketahanan Pangan, Albert Ricardo Limahelu, Kepala Bidang perlindungan hutan, penyluhan dan pemberdayaan masyarakat adat, Dinas Kehutanan Maluku.

Haikal Badilah Kepala Bidang penataan dan peningkatan kapasitas lindungkan hidup, IDnas Lingkungan Hidup, Erny Bim Umar, Kepala Bidang Pengelolaan Daerah Aliran sungai rehabilitasi hutan dan lahan, serta konservasi SDA hayati dan ekosistem, Dinas Kehutanan, Jany Anis Kepala bidang perencaanaan Hutan, Dinas Kehutanan Maluku, Abdullah Wahit, Kepala Bagian Pengembangan Investasi, Biro Perekonomian Daerah setda Maluku, John Alexsander Rumalawang, Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publ;ik, Dinas Komunikasi dan Informatika Maluku, Rudi Adriano, Kepala bidang akuntansi, BPKAD Maluku.

Gubernur Maluku, dalam sambutannya, mengatakan  dari 91 pejabat eselon III dan IV yang dilantik, ia hanya mengenal tiga orang, yaitu, Adik Bungsu Anisa, Paula dan Endang Diponogoro.

“Yang saya kenal hanya tiga, pertama adik bungsu saya sendiri Anisa, Paula teman di SMA Negeri 2 Ambon dan Endang Diponegoro, yang tidak lain sayta tidak kenal, tetapi tidak mengurangi rasa hormat kepada kalian semua,” ujarnya.

Dikatakan, perombakan dan penataan birokrasi ini dilakukan karena selama tujuh bulan kepemimpinannya, para pejabat yang sebelumnya duduki 91 jabatan tersebut dinilai tidak memberikan kinerja yang membanggakan.

Untuk itu, kepada 91 pejabat yang baru dilantik untuk segera melakukan perubahan, beradaptasi dan lakukan konsolidasi di tempat tuga yang baru serta melakukan koordinasi dan kolaborasi secara efektif dengan semua unit kerja.

"Segera lakukan konsolidasi dan adaptasi dengan tugas pokok di tempat yang baru agat dapat mengejar ketertinggalan supaya sejajar dengan daerah lain. Segera menyusun RAPBD 2020 yang difokuskan pada program pengentasan kemiskinan, pengurangan pengangguran, peningkatan pelayasan dasar dan mendorong peningkatan investasi. Bangun koordinasi kolabirasi secara efektif dengan semua unit kerja karena kita butuh kerjasama membangun Maluku,"pesannya.

Apalagi sambung dia, mereka yang dilantik adalah agen-agen perubahan. "Kalau kita tidak bisa melakukan perabuhan berarti kita sama dengan yang lain," ujarnya.

Gubernur juga mengingatkan bahwa dirinya akan melakukan evaluasi terhadap kinerja para pejabat yang telah dilantik ini secara berkala. "Saya akan lakukan evaluasi berkala, yang tidak memenuhi target kinerja, saya akan beri sanksi tegas," ingatnya lagi.

Olehnya itu, kata Gubernur, penataan birokrasi yangmerupakan kebutuhan birokrasi itu dilakukan semata-mata untuk kepentingan kemajuan masyarakat Maluku.

"Ciptakan inovasi bagi percepatan pembangunan daerah, saya ingin kalian tanggap dan membuat terobosan baru. Jangan takut sepanjang itu demi kepentingan kemajuan masyarakat di Maluku,"tandasnya.

Tak lupa dirinya mengingatkan, agar jangan pernah bermimpi melakukan korupsi selama mengemban tugas.

"Saya mita jangan ada yang punya angan-angan korupsi uang negara. Tapi harus jujur dan melayani, jaga integritas. Hindarkan diri dari segala bentuk praktek KKN," pesannya.

Apalagi kata dia, jabatan bisa menjadi anugerah dan juga bisa menjadi bencana jika tidak diemban secara jujur dan adil. "Kalian dipercayakan diambil sumpah untuk menjaga sumpah itu. Jabatan bukan anugerah tapi amanah dan bisa jadi bencana kamunsaya dan keluarga kalau kita tidak bisa jujur dan adil dalam menjalankan amanah ini," ingatnya.



from Berita Maluku Online 91 Pejabat Eselon III & IV Dilantik, Salah Satunya Adik Gubernur91 Pejabat Eselon III & IV Dilantik, Salah Satunya Adik Gubernur - Berita Harian Teratas
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==