FPK Kalteng Studi Banding Kerukunan Umat Beragama Di Maluku - Berita Harian Teratas


AMBON - BERITA MALUKU.
Ambon, Maluku menjadi tujuan utama Forum Pembauran Kebangsaan (FPK) Kalimantan Tengah (Kalteng) untuk studi banding kerukunan umat beragama.
Kedatangan FPK Kalteng diketuai Yohanes Freddy Ering di bumi raja-raja ini, disambut hangat oleh Gubernur diwakili Sekretaris Daerah Maluku, Kasrul Selang dibingkai dalam pertemuan yang berlangsung di lantai tujuh kantor Gubernur, Kamis (29/04/2021).

Turut hadir Wakil Ketua DPRD Maluku Azis Sangkala, Kakanwil Kemenag Maluku Jamaludin Bugis, Ketua FPK Maluku John Ruhulessin, tokoh agama, tokoh masyarakat, paguyuban, tokoh pemuda, pimpinan organisasi kemasyarakatan.

Dalam sambutannya, Ketua FPK Kalteng Yohanes Freddy Ering, mengatakan studi banding ke Maluku untuk menambah wawasan sebagai bahan kontribusi dalam upaya pembangunan mental, menjunjung tinggi toleransi, memperkokoh persatuan dan kesatuan.

Menurutnya, Maluku merupakan daerah yang tujuan utama untuk dilakukan studi banding, mengingat daerah ini dikenal dengan toleransi kerukunan umat beragama (KUB) yang baik, dibuktikan release dari Puslitbang Bimas Agama dan Layanan Keagamaan, Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama (Kemenag) RI menempatkan Maluku di urutan kelima dari 34 provinsi.

"Jadi tujuan kami untuk lakukan studi banding sangatlah tepat, karena Maluku dikenal dengan masyarakat yang menjunjung tinggi nilai-nilai toleransi kerukunan umat beragama," ucapnya.

Ia mengakui, Kalteng juga pernah dilanda konflik etnis Dayak/Melayu dengan etnis Madura, dampaknya hingga ke berbagai kota.

Namun konflik dapat diatasi berkat komitmen pemerintah, masyarakat dan seluruh komponen etnis dan agama.

Komitmen ini, lanjut dia, bisa dapat dilihat pada simbol keselarasan dan kerukunan warga Kalteng yakni Huma Betang. Huma Betang merupakan rumah besar yang dihuni banyak orang, dengan beragam agama dan kepercayaan, namun tetap rukun dan damai.
Sehingga Huma Betang adalah sebuah simbol dan filosofi kehidupan masyarakat di Kalteng.

"Dengan filosofi Huma Betang ini, maka kami tidak pernah menolak kehadiran tamu dari mana saja untuk tinggal di rumah besar (Huma Betang), sejauh tamu tersebut mengikuti filosofi dimana langit dijunjung disitu bumi dipijak," ucapnya.

Sementara itu, Gubernur, Murad Ismail dalam sambutannya yang dibacakan Sekda, menyambut gembira kedatangan FPK Kalteng, dengan harapan dapat terjalin hubungan silaturahmi dalam merajut kebhinekaan, memperkokoh wawasan kebangsaan sebagai modal dasar pembangunan.

"Kami pastikan Maluku aman, nyaman dan damai saat ini. Silahkan bapak ibu jalan-jalan mengelilingi Kota Ambon," ucapnya.

Ketua FPK Maluku John Ruhulessin, mengatakan sudah sejak lama masyarakat Maluku memiliki tradisi kekeluargaan yang sangat kuat, dibingkai dalam Pela adalah yang cukup terkenal, bahkan memiliki ikatan marga yang mengakar.

Sebagai contoh, pengecoran gedung Gereja Imanuel Jemaat Negeri Galala, melibatkan Pela dari Negeri Hitu (Islam).

"Hal ini membuktikan betapa eratnya hubungan persaudaraan di Maluku. Sehingga bisa menjadi contoh bagi daerah lain," tandasnya.

from Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku FPK Kalteng Studi Banding Kerukunan Umat Beragama Di Maluku - Berita Harian Teratas
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==