Gubernur Serahkan Penghargaan Adiwiyata Kepada Delapan Sekolah Di Maluku - Berita Harian Teratas


AMBON - BERITA MALUKU.
Delapan sekolah di Maluku menerima penghargaan Adiwiyata tahun 2023 dari Gubernur Murad Ismail.


Kedelapan sekolah tersebut, SD Negeri Tiakur, SD Negeri 20 Tual, SD Negeri 33 Tual, SD Negeri 23 Tual, SMP Negeri 2 Tual, SMP Negeri 2 Tual, SMP Kristen Tual, dan SMP Negeri 1 Tual. 


Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Gubernur, pada puncak Perayaan Hari Lingkungan Hidup sedunia tahun 2023, di Ambon, Selasa (11/07/2023). 


Sekedar tahu, Penghargaan Adiwiyata adalah penghargaan yang diberikan oleh Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten/Kota kepada sekolah yang berhasil melaksanakan Gerakan peduli dan berbudaya lingkungan hidup disekolah.


Sekolah Adiwiyata adalah sekolah yang berhasil melaksanakan aksi kolektif secara sadar, sukarela, berjenjaring dan berkelanjutan dalam menerapkan perilaku ramah lingkungan  hidup.


Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan RI, Dr. Ir. Siti Nurbaya, M.Sc dalam sambutannya yang dibacakan langsung Oleh Gubernur Maluku mengatakan Polusi plastic adalah ancaman nyata yang berdampak pada setiap komunitas di seluruh dunia. Diproyeksikan oleh UNEP bahwa pada Tahun 2040 akan terdapat 29 juta ton plastik masuk ke ekosistem perairan.


Untuk itu, melalui Peringatan Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2023, dirinya menyerukan semua stakeholders, untuk bekerja sama menemukan dan memperjuangkan solusi untuk polusi plastik ini.


“Sebagai negara dengan kearifan lokal yang tinggi, mari kita hidupkan kembali dan tanamkan pengetahuan dan pendekatan modern inovatif menuju negara yang lebih bersih, hijau dan bebas plastik. Sebagai bagian dari perayaan Hari Lingkungan Hidup Sedunia Tahun 2023," ajaknya.


Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Roy Siauta, mengatakan Penyelengaraan Hari Lingkungan Hiudp sedunia tahun 2023 di Provinsi Maluku dimulai dengan beberapa rangkaian kegiatan diantaranya Cosatal Clean Up (Pembersihan pesisir pantai) dilakukan didua lokasi yakni dibawah Jembatan Merah Puti dan Negeri Rumatiga.


Dari hasil Cosatal Clean Up pada 2 lokasi tersebut pihaknya menjaring sampah hampir 4 Ton.


Pihaknya juga sementara melakukan pemasangan alat little traps sampah buatan Clean rivers yang merupakan Kerjasama antara Pemerintah Provinsi Maluku dan salah satu NGO tersebut yang ditempatkan di Wae Batu Gantung dan Wae Batu Merah.


Tujuan dari pemasangan alat tersebut adalah bagaimana memberikan pemahaman kepada masyarakat sehingga mereka bisa sadar bagaimana cara pengelola sampah.



from Berita Maluku Online | Berita Terkini Dari Maluku Gubernur Serahkan Penghargaan Adiwiyata Kepada Delapan Sekolah Di Maluku - Berita Harian Teratas
close
==[ Klik disini 1X ] [ Close ]==